Rasakan Pembangunan, Warga Lutan dan Mamahak Teboq Puji Rama Asia

- Redaksi

Selasa, 17 Januari 2006 - 18:39 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Bupati Kutai Barat, Rama Alexander Asia, berkunjung ke Kampung Lutan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARMAHULU.COM

Bupati Kutai Barat, Rama Alexander Asia, berkunjung ke Kampung Lutan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARMAHULU.COM

LONG HUBUNG – KABARMAHULU.COM
Sejak Kabupaten Kutai Barat berdiri, masyarakat Kampung Lutan di Kecamatan Long Hubung menilai pembangunan berjalan cukup baik. Sejumlah proyek pembangunan dilaksanakan di wilayah kampung di tepian Sungai Mahakam ini.

Hal ini disampaikan warga Lutan saat tatap muka bersama Bupati Kubar, Rama Alexander Asia di gedung SDN 03 Lutan pada Selasa, 17 Januari 2006.

Melalui Kepala Kampung Lutan, Taniah Syukur, warga berharap peningkatan pembangunan di tahun 2006. Sebelumnya telah dilaksanakan semenisasi jalan kampung. Kemudian pembangunan gedung sekolah dasar dan satu paket ruang tunggu kapal beserta rakit dan jamban di tengah kampung.

Warga berharap ada upaya pemerintah mengatasi kurangnya mata pencaharian yang selama ini mengandalkan hasil hutan. “Kami berterimakasih atas pembangunan yang sudah berjalan di kampung kami. Namun tetap berharap di tahun 2006 ini lebih ditingkatkan,” katanya.

Untuk itu seluruh warga berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan pembangunan di bawah pimpinan Rama Asia.

Secara pribadi, H Edi Jangkat berterimakasih. Karena menjadi salah seorang dari 18 warga Kubar yang dibiayai pemerintah untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah, Januari 2005 lalu.

“Kalau biaya pribadi mungkin saya tidak sanggup. Tapi berkat program pemerintah di bidang peningkatan kerohanian. Saya bisa menunaikan rukun Islam yang ke lima bersama 90 jamaah asal Kubar tahun lalu,” ucapnya di sela acara dialog.

Baca Juga :  40 Warga Tuntut Ganti Rugi Proyek PLTA, Ini Kata Petinggi Long Bagun Ulu

Rama Asia menjelaskan, periode yang akan datang pembangunan akan dititikberatkan pada pembangunan berbasis ekonomi. Setelah enam tahun masa pemerintahannya masih mengutamakan pembangunan ibukota kabupaten.

Alasannya, berdasarkan Undang Undang Nomor 27 Tahun 1999 tentang pemekaran kabupaten baru yang menyatakan Kabupaten Kutai Barat ibukotanya Sendawar. Sementara Sendawar sendiri belum ada sebagai sebuah kota, sehingga tujuan awal dari pemerintahannya membuat Sendawar betul-betul menjadi sebuah kota.

Berbeda dengan Kutai Timur, beribukota Sangatta yang sudah merupakan sebuah kota. Maka untuk ke depan akan berkonsentrasi pada empat poin pembangunan. Yaitu, modernisasi kampung, pemberdayaan perempuan, pemuda dan olahraga serta ekonomi kerakyatan.

Pertanian adalah potensi besar di Kubar yang akan dikembangkan dengan sistem pertanian moderen. Rama meminta warga siap membuka lahan-lahan tidur untuk dijadikan lahan pertanian dan perkebunan. “Jangan terbuai oleh alam yang memanjakan. Mari kita buka lahan tidur untuk dijadikan produktif dengan pertanian dan perkebunan,” ujarnya.

Disebut menjadi pelapor atas kegiatan pembalakan hutan di Kubar, Rama Asia membantah. Kehadiran Tim Illegal Logging yang merazia pembalakan hutan di Kubar bukan berawal dari laporannya.

Masalah illegal logging, disebut terjadi bukan hanya di Kubar, tapi d seluruh Indonesia. Adanya perintah penangkapan bukan hasil laporannya ke Presiden, namun kebijakan pemerintahan SBY yang memandang Illegal Logging sudah sangat merugikan negara.

Baca Juga :  Diduga Hasil Korupsi, Penyidik Sita Aset Petinggi dan Bendahara Kampung Sirau

“Tidak benar kalau ada yang mengatakan saya melaporkan illegal logging ke Presiden. Itu adalah upaya seseorang menghasut masyarakat agar mengesankan, saya yang membuat rakyat susah,” tambahnya.

Masyarakat Kampung Mamahak Teboq senada dengan warga Lutan. Mereka juga sangat berterimakasih atas apa yang sudah Rama lakukan dalam pembangunan di Kubar, khususnya Mamahak Teboq.

Pembangunan beberapa jembatan baru di jalan dalam kampung telah memperindah suasana dan memudahkan mereka bila berjalan-jalan di kampung. Sumbangan Rama sebesar Rp15 juta untuk pembangunan Awaq Ayaq (Teras Besar) sebagai Balai Adat warga diapresiasi.

Hal itu meningkatkan kebudayaan karena balai dijadikan tempat untuk melatih kesenian tradisional. Serta wadah berkumpul seluruh warga adat bila hendak atau dalam melaksanakan acara adat.

Rama Asia datang bersama Staf Khusus Bidang Pembangunan H Encik Mugnidin, Plt Sekda Kubar Valentinus Tingang, dan Kepala Dinas Perhubungan Abednego. Hadir juga Kadis Kebudayaan dan Pariwisata HM Battan, Kadis Pendidikan Nasional Stanislaus Liah, Kepala Bagian Humas Toni Imang dan anggota DPRD Kubar dari Partai Pelopor Ding Japri. #Sonny Lee Hutagalung

Follow WhatsApp Channel kabarmahulu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

40 Warga Tuntut Ganti Rugi Proyek PLTA, Ini Kata Petinggi Long Bagun Ulu
Salurkan Langsung Dana Operasional, Jumriq Ingin Tiap Lembaga Berinovasi
Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid, 2 Warga Kampung Lutan Ditahan
Diduga Hasil Korupsi, Penyidik Sita Aset Petinggi dan Bendahara Kampung Sirau
Yurnalis Ngayoh, Obor Dari Tanah Hulu Yang Jadi Panutan
Pemkab Kubar Didesak Membangun Jalan di Mahakam Ulu
Butuh Rp1,5 Juta ke Long Apari, Ketua DPRD Kubar Kecewa Porsi Subsidi Perbatasan
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WITA

40 Warga Tuntut Ganti Rugi Proyek PLTA, Ini Kata Petinggi Long Bagun Ulu

Kamis, 10 September 2026 - 10:26 WITA

Salurkan Langsung Dana Operasional, Jumriq Ingin Tiap Lembaga Berinovasi

Senin, 30 Januari 2023 - 16:16 WITA

Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid, 2 Warga Kampung Lutan Ditahan

Minggu, 29 Januari 2023 - 23:08 WITA

Diduga Hasil Korupsi, Penyidik Sita Aset Petinggi dan Bendahara Kampung Sirau

Senin, 8 Februari 2021 - 14:40 WITA

Yurnalis Ngayoh, Obor Dari Tanah Hulu Yang Jadi Panutan

Berita Terbaru

Demokrat Mahulu

Target 1 Fraksi Legislatif, Demokrat Mahulu Perkuat Internal

Senin, 12 Okt 2026 - 09:29 WITA

Terpidana kasus korupsi pembangunan sarana air bersih di Kampung Bermai tahun 2007, Sarpius, digiring ke Lapas Kelas IIA Samarinda. ISTIMEWA/KABARMAHULU.COM

Hukum & Kriminal

12 Tahun Buron, Sarpius Ditangkap Jaksa di Samarinda

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:48 WITA