Pemkab Kubar Didesak Membangun Jalan di Mahakam Ulu

Infrastruktur Belum Memadai, Sejumlah Tokoh Komit Perjuangkan Pembentukan Kabupaten Mahakam Ulu

- Redaksi

Minggu, 8 Juli 2007 - 18:38 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Perahu cepat saat melintasi riam panjang menuju Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari di hulu Sungai Mahakam. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARMAHULU.COM

Perahu cepat saat melintasi riam panjang menuju Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari di hulu Sungai Mahakam. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARMAHULU.COM

BARONG TONGKOK – KABARMAHULU.COM
Dengung wacana pembentukan Kabupaten Mahakam Ulu tak seperti dua tahun silam. Bahkan nyaris tenggelam seiring berakhirnya Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Kutai Barat, April 2006.

Sebelumnya, salah satu kandidat Bupati Kubar periode 2006-2011, Rama Alexander Asia sebagai petahana, menjadikan pemekaran Mahakam Ulu sebagai penarik simpati. Khususnya pemilih di wilayah hulu Sungai Mahakam, untuk menetapkan kedudukannya di kursi orang nomor satu Kubar.

“Jika saya terpilih, Mahakam Ulu akan segera terbentuk. Agar mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat pedalaman di hulu Sungai Mahakam,” ujar Rama Asia kala berkampanye di Kecamatan Long Bagun, awal Februari 2006.

Tak berdiam, sejumlah tokoh yang merupakan putra daerah asal tujuh kecamatan yang rencananya akan bergabung ke Mahakam Ulu, membulatkan tekad. Untuk tetap berjuang menggolkan wacana yang telah dinantikan bertahun-tahun ini.

“Kami tetap berjuang, tidak tinggal diam. Sejumlah tokoh yang punya kedudukan di Pemerintah Kabupaten Kubar maupun provinsi tetap komit membentuk Mahakam Ulu,” ujar Lidjo Kaya, Sekretaris Presidium Mahakam Ulu (PMU) usai menghadiri pembahasan pembangunan jalan kawasan perbatasan di gedung DPRD Kubar, baru-baru ini.

Ketua LSM Lasan Tuyan, Mahakam Ulu, Lidjo Kaya. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARMAHULU.COM

Menurut Lidjo Kaya yang juga Ketua LSM Lasan Tuyan, Mahakam Ulu sulit terwujud jika infrastruktur di tujuh kecamatan belum memadai. Sebagai salah satu syarat persetujuan pembentukan kabupaten baru. Tujuh kecamatan itu adalah Long Apari, Long Pahangai, Long Bagun, Long Hubung, Laham, Long Iram dan Tering.

“Itu sebabnya kami turut berupaya mendesak pemerintah membangun jalan di sana. Rencana proyek pembangunan jalan menuju perbatasan di Kecamatan Long Apari saja belum jelas,” katanya usai gagalnya pertemuan membahas proyek dimaksud, karena ketidakhadiran pihak Dinas Pekerjaan Umum Kubar.

Baca Juga :  40 Warga Tuntut Ganti Rugi Proyek PLTA, Ini Kata Petinggi Long Bagun Ulu

Lidjo Kaya melanjutkan, Firminus Kunum selaku Ketua Umum PMU, terus berkordinasi dengan anggota PMU dan masyarakat di hulu Mahakam. Firminus saat ini menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kaltim.

Sejumlah pertemuan juga tetap diagendakan untuk membahas langkah selanjutnya dan mengevaluasi hasil yang telah dicapai. “Pekan ini kami akan bertemu membahas Mahakam Ulu di Samarinda. Pak Firminus Kunum sudah setuju, wacana ini terus berjalan,” tutur pria paruh baya ini.

Ditanya sikap Pemkab Kubar terhadap wacana pemekaran Mahakam Ulu, Lidjo Kaya menjadikan proyek jalan perbatasan sebagai salah satu acuan. Bagi Masyarakat di hulu Sungai Mahakam, transportasi darat menjadi kebutuhan utama.

Karena selama ini masih mengharuskan memakai jalur sungai dengan riam-riam ganas yang telah memakan banyak korban jiwa. Belum termasuk besarnya biaya yang harus dikeluarkan jika menggunakan perahu bermotor.

“Setidaknya proyek pembangunan jalan yang berjarak sekitar 342 kilometer dari Kecamatan Tering hingga Long Apari, didahulukan. Dari Long Bagun ke Long Apari dengan jarak sekitar 180 kilometer. Soalnya di jalur ini yang paling berat dan rawan kecelakaan, baiknya dibangun di kiri mudik,” imbuhnya.

Untuk diketahui, ada banyak tokoh Mahakam Ulu yang duduk sebagai pejabat eksekutif dan legislatif Kabupaten Kutai Barat. Mereka adalah:

Baca Juga :  Yurnalis Ngayoh, Obor Dari Tanah Hulu Yang Jadi Panutan

Pejabat Pemkab Kubar

  1. Ir Frederik Ellia G MA                         Asisten II
  2. Toni Imang SSos MM                          Kabag Bina Sosial
  3. Drs Stanislaus Liah MM                      Kadis Kebudayaan dan Pariwisata
  4. Drs Yulius Gun MM                             Kadis Perhubungan
  5. Drs Valetinus Tingang MM                 Kadis Tenaga Kerja

Anggota DPRD Kubar

  1. Drs Y Juan Jenau MBA                       Wakil Ketua                asal PDIP
  2. Agustinus Ding SE                               Ketua Komisi A           asal PDIP
  3. HM Zainuddin SE                                Ketua Komisi B           asal Golkar
  4. Yohanes Brahang                                Anggota Komisi B        asal PDIP
  5. Moch Japrie Ding                                Anggota Komisi C        asal PDIP
  6. Ir Yoseph Nyangun Alui                     Anggota Komisi C        asal Demokrat

Hal senada disampaikan HM Batthan, warga di hulu Mahakam sangat membutuhkan jalan darat. Putra asli Kecamatan Long Apari yang terdepak dari pemerintahan ini mengungkapkan, wacana pemekekaran Mahakam Ulu tetap bergulir. Demi percepatan pembangunan di bagian hulu Mahakam.

“Kubar saja yang sulit membangun wilayah perbatasan Kaltim. Malinau dan Nunukan mendapat dana pengelolaan perbatasan, kenapa kita tidak? Padahal Kubar bukan hanya berbatasan Kalteng dan Kalbar, tapi juga Malaysia. Kapan masyarakat di ulu riam sejahtera,” jelas pria yang terdepak dari kursi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kubar. #Sonny Lee Hutagalung

Follow WhatsApp Channel kabarmahulu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Target 1 Fraksi Legislatif, Demokrat Mahulu Perkuat Internal
40 Warga Tuntut Ganti Rugi Proyek PLTA, Ini Kata Petinggi Long Bagun Ulu
Salurkan Langsung Dana Operasional, Jumriq Ingin Tiap Lembaga Berinovasi
Yurnalis Ngayoh, Obor Dari Tanah Hulu Yang Jadi Panutan
Butuh Rp1,5 Juta ke Long Apari, Ketua DPRD Kubar Kecewa Porsi Subsidi Perbatasan
Rasakan Pembangunan, Warga Lutan dan Mamahak Teboq Puji Rama Asia
Berita ini 46 kali dibaca

1 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:29 WITA

Target 1 Fraksi Legislatif, Demokrat Mahulu Perkuat Internal

Kamis, 24 September 2026 - 17:41 WITA

40 Warga Tuntut Ganti Rugi Proyek PLTA, Ini Kata Petinggi Long Bagun Ulu

Kamis, 10 September 2026 - 10:26 WITA

Salurkan Langsung Dana Operasional, Jumriq Ingin Tiap Lembaga Berinovasi

Senin, 8 Februari 2021 - 14:40 WITA

Yurnalis Ngayoh, Obor Dari Tanah Hulu Yang Jadi Panutan

Minggu, 8 Juli 2007 - 18:38 WITA

Pemkab Kubar Didesak Membangun Jalan di Mahakam Ulu

Berita Terbaru

Demokrat Mahulu

Target 1 Fraksi Legislatif, Demokrat Mahulu Perkuat Internal

Senin, 12 Okt 2026 - 09:29 WITA

Terpidana kasus korupsi pembangunan sarana air bersih di Kampung Bermai tahun 2007, Sarpius, digiring ke Lapas Kelas IIA Samarinda. ISTIMEWA/KABARMAHULU.COM

Hukum & Kriminal

12 Tahun Buron, Sarpius Ditangkap Jaksa di Samarinda

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:48 WITA