LONG BAGUN – KABARMAHULU.COM
Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Kabupaten Mahakam Ulu berharap dapat meraih prestasi membanggakan pada November 2026 nanti. Di perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser, ditargetkan tidak lagi sebatas juru kunci.
Hal itu disampaikan Ketua KONI Mahulu, Yessie Christianto pada Jumat, 25 September 2026.
Fakta jika sejak mengikuti Porprov Kaltim, perolehan medali kontingen Mahulu selalu di urutan terakhir dari 10 kabupaten dan kota se-Kaltim, diakui Yessie. Itu sebabnya, target Porprov di Paser nanti adalah mendapat peringkat lebih baik.
“Porprov yang lalu juga di posisi juru kunci. Target kali ini bisa naik di posisi ke-tujuh,” ujarnya saat ditemui di Sekretariat KONI Mahulu.
Untuk mencapai kenaikan peringkat itu, KONI Mahulu terus melakukan koordinasi dengan para pengurus cabang olahraga atau cabor. Para atlet dilakukan pembinaan dan difasilitasi dalam latihan-latihannya.

Yessie mengungkapkan, ada 25 cabor yang direncanakan mengikuti ajang olahraga empat tahunan tersebut. Dari cabor itu, sebanyak 274 atlet termasuk pelatih dan pendamping atlet yang akan diberangkatkan.
Jumlah itu belum ditambah cabor baru yang lolos tanpa melewati Babak Kualifikasi atau BK. Penetapan cabor yang lolos BK tersebut akan dilakukan dalam rapat kerja pada Sabtu, 26 September 2026 di Lantai III Sekretariat Kabupaten Mahakam Ulu.
“Nanti ada tim dari KONI provinsi yang akan memimpin raker,” katanya.

Ditanya soal cabor dan atlet andalan yang dijadikan pengumpul medali di Porprov VIII Kaltim nanti, Yessie menyebut belum ditentukan. Meski pada Porprov VII Kaltim tahun 2022 lalu di Kabupaten Berau, Mahulu meraih 66 medali. Diraih 9 medali emas, 24 perak dan 33 perunggu.
Cabor yang sangat diharapkan meraih medali nantinya adalah arung jeram, binaraga, tinju, taekwondo, tarung derajat, atletik, dan khuras. “Semua cabor disamakan, tidak ada yang istimewa,” ungkap Yessie.
Training Center dilakukan mandiri untuk pembinaan atlet. Sebab, berkaitan dengan besaran anggaran dan pertimbangan lainnya. Atlet yang pernah berprestasi dalam Kejuaraan Daerah dan Kejuaraan Nasional dikedepankan dalam pembinaan.
Untuk diketahui, 52 cabor dipertandingkan pada Porprov VII Kaltim di Berau tahun 2022 lalu. Selama dua pekan pelaksanaan, diikuti lebih dari 6.500 atlet dari kontingen 10 kabupaten dan kota yang memperebutkan sekitar 3.274 medali. Kota Samarinda keluar sebagai juara umum dengan total perolehan 641 medali.
Berikut Klasemen akhir Porprov VII Kaltim :
- Samarinda 254 emas, 183 perak, 204 perunggu, total 641
- Berau 198 emas, 140 perak, 186 perunggu, total 524
- Kutai Kartanegara 190 emas, 224 perak, 223 perunggu, total 637
- Kutai Timur 124 emas, 140 perak, 178 perunggu, total 442
- Balikpapan 84 emas, 109 perak, 152 perunggu, total 345
- Bontang 53 emas, 77 perak, 147 perunggu, total 277
- Kutai Barat 38 emas, 24 perak, 64 perunggu, total 126
- Penajam Paser Utara 22 emas, 35 perak, 57 perunggu, total 114
- Paser 16 emas, 30 perak, 56 perunggu, total 102
- Mahakam Hulu 9 emas, 24 perak, 33 perunggu, total 66. #Sonny Lee Hutagalung








Komentar